Categories
Uncategorized

Kenali Gejala Varian Delta dan Omicron Sejak Dini Bagian Kedua

Omicron merupakan varian baru dari virus corona SARS-CoV-2 tipe B.1.1.529. Virus merupakan salah satu virus yang menjadi perhatian World Health Organizatio (WHO). Menurut WHO, varian ini disebut-sebut lebih menular dibandingkan dengan varian delta. Varian Omicron juga memungkinkan menginfeksi orang yang telah divaksin dan menyebabkan gejala yang tidak terlalu parah. Namun data terkait keparahan akan infeksi virus ini masih terbatas dan dalam tahap penelitian yang lebih lanjut.

Gejala Covid-19 Varian Omicron

Lansiran dari Times of India, berikut beberapa gejala Covid-19 varian Omicron yang akan dirasakan penderitanya:

Nyeri otot
Sering berkeringat di malam hari
Demam ringan
Kelelahan dan mudah merasa lelah
Tenggorokan terasa gatal
Sakit kepala
Batuk kering
Sesak nafas sampai dengan nyeri di bagian dada
Jika anda sudah merasakan beberapa gejala dari salah satu varian Covid-19 diatas, segera lakukan tes Covid-19 ataupun pemeriksaan lebih lanjut untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

 

 

Categories
Uncategorized

Seputar Covid-19: Kenali Gejala Varian Delta dan Omicron Sejak Dini

Pada April 2021, World Health Organizatio (WHO) melaporkan bahwa varian delta telah menyebar di 80 negara dan dimasukkan ke dalam daftar variant of concern bersama varian Covid-19 yang telah ada.

Penjelasan dari Prof Wendy Barclay yang merupakan profesor virologi dan kepala Departemen Penyakit Menular di Imperial College London di Inggris. Penyebab varian ini mudah menular karena adanya mutasi kunci pada protein lonjakan, sehingga virus mampu menembus dan menginfeksi sel sehat.

Untuk mengantisipasi terjadinya keparahan dalam infeksi dan guna memutus rantai penyebaran, kita perlu mengetahui beberapa gejala yang mungkin diakibatkan oleh Covid-19 varian delta ini.

Gejala Covid-19 Varian Delta

Lansiran dari Prevention, gejala yang akan dialami penderita Covid-19 varian delta antara lain:

Demam dan menggigil
Batuk
Sesak nafas
Tenggorokan sakit
Hidung tidak dapat membau (anosmia)
Nyeri otot
Kelelahan
Sakit kepala
Mual atau muntah
Diare
Lidah tidak peka dengan rasa

 

 

 

Categories
artikel

Menjaga Kualitas Layanan

Setelah mencapai tingkat layanan yang diinginkan, tantangan besar berikutnya yang dihadapi oleh penyedia layanan adalah mempertahankan standar layanan pada tingkat keunggulan. Ini sama pentingnya dan sama sulitnya dengan menetapkan standar layanan dan mencapainya sejak awal.

Pada dasarnya ada dua pendekatan yang dapat dimiliki organisasi mana pun untuk mempertahankan standar layanan – pendekatan proaktif atau pendekatan reaktif.

Proaktif: Pendekatan proaktif mencakup secara aktif menjangkau pelanggan dan mencoba mengumpulkan umpan balik mereka tentang kualitas layanan dan area perbaikan yang disarankan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara

  • Survei dan pemberian kuesioner
  • Analisis Kesenjangan, dan
  • Pelatihan staf
  1. Survei dan kuesioner: Pendekatan semacam itu membantu merek untuk mengantisipasi permintaan dan harapan pelanggan dan menyelaraskan penawaran layanannya dengan tepat. Selain itu, temuan survei semacam itu dapat membantu mengidentifikasi masalah umum dan permintaan pelanggan sehingga membantu perusahaan menyesuaikan penawaran layanannya.
  2. Analisis Kesenjangan: Pendekatan lain yang diadopsi untuk menganalisis kualitas layanan adalah analisis kesenjangan. Perusahaan memiliki standar layanan ideal yang ingin ditawarkan kepada pelanggannya. Ini kontras dengan tingkat layanan yang ditawarkan saat ini. Kesenjangan yang diidentifikasi berfungsi baik sebagai ukuran dan sebagai dasar untuk merencanakan tindakan di masa depan untuk meningkatkan penawaran layanan.
  3. Pelatihan Staf: Aspek penting lainnya dari pendekatan proaktif adalah pelatihan staf. Perusahaan saat ini menghabiskan banyak uang untuk melatih personel mereka agar dapat menangani pertanyaan dan/atau keluhan pelanggan secara memadai. Ini terutama benar jika perusahaan mengubah penawaran layanannya atau menaikkan harga layanan yang ada. Misalnya, ketika rantai makanan cepat saji menaikkan harga produk yang ada, staf harus menangani beberapa pertanyaan pelanggan terkait kenaikan tersebut. Kurangnya penjelasan yang memuaskan akan menandakan standar layanan yang buruk dan menyebabkan ketidakpuasan pelanggan.

Reaktif: Pendekatan reaktif pada dasarnya terdiri dari beralih ke mekanisme pemulihan layanan yang telah ditentukan setelah pelanggan mengeluh tentang kualitas layanan yang buruk. Biasanya dimulai dengan meminta maaf kepada pelanggan dan kemudian mengambil langkah untuk menebus situasi. Kelemahan mendasar dengan pendekatan ini adalah, di sini pelanggan telah memiliki pengalaman buruk dari layanan merek.

Mengukur Kualitas Layanan

Elemen penting lainnya yang harus diingat saat berusaha mempertahankan kualitas layanan adalah memiliki metrik untuk ‘mengukur’ kualitas. Parameter tertentu yang dipilih akan tergantung pada jenis bisnis, model layanan dan harapan pelanggan. Misalnya: di pusat panggilan layanan pelanggan dari penyedia telekomunikasi, metrik untuk mengukur kualitas layanan dapat berupa waktu rata-rata yang diperlukan untuk menangani panggilan atau memperbaiki keluhan. Untuk gerai makanan cepat saji, metrik untuk mengukur kualitas layanan staf penjualan dapat berupa jumlah tagihan yang dihasilkan sebagai persentase dari total langkah pelanggan atau peningkatan penjualan dari bulan ke bulan.

Setelah sistem diterapkan untuk mengukur kualitas, standar kemudian dapat diamanatkan untuk standar layanan yang ingin dipertahankan oleh organisasi.

Artikel Sebelumnya :

Mahasiswa Ekonomi Terpilih Menjadi Delegasi dalam Dubai Expo 2021

Categories
Uncategorized

Mengapa Banyak Anak Muda Memiliki Idola?

Kita lihat banyak anak muda yang memiliki idola yang mereka kagumi. Hal tersebut bisa kita lihat dari pengguna media sosial yang kebanyakan remaja, sering memposting segala sesuatu tentang idolanya tersebut. Menjadi seorang penggemar dari seorang bintang merupakan suatu hal yang lumrah bagi remaja.

Banyak bahkan kelompok penggemar yang mendominasi suatu media sosial seperti penggemar K-pop yang sering memberikan tagar berupa berbagai hal mengenai idola mereka. Dan juga penggemar anime dan jejepangan yang sering disebut wibu, juga sering menghabiskan waktu untuk mengekspresikan kesukaan mereka di media sosial.

Juga tak hanya dari dua kelompok besar penggemar tersebut, tapi juga dari bermacam-macam penggemar lain seperti fans sepakbola, musik rock, indie, koplo ,dan bahkan hingga dari ranah penggemar politik dan juga fanatik agama juga banyak terdapat anak muda. Walaupun mereka kadang jadi sedikit sok tahu khususnya para penggemar politik muda.

Mengekspresikan rasa suka mereka awalnya bukan suatu masalah namun jika rasa suka itu juga dibarengi dengan kebencian pada idola orang lain dan merendahkan mereka dengan kata-kata tidak baik, hal tersebut membuat kehidupan bermedia sosial kita menjadi tidak sehat. Terlalu berlebihan menyukai hingga terjadi pengkultusan pada idola tersebut juga merupakan hal buruk.

Lalu mengapa kebanyakan pemuda khususnya remaja memiliki idola dan bahkan hingga mendewakan mereka?. Beberapa fakta psikologi tentang remaja ini menjawabnya;

Pencarian Identitas diri

Pencarian identitas atau sering kita sebut pencarian jati diri merupakan suatu fase yang terjadi pada hidup seorang remaja. Sebenarnya yang terjadi pada fase tersebut adalah serangkaian konflik yang tidak terselesaikan pada masa kanak-kanak.

Penghapusan kepribadian anak-anak menuju dewasa membuat seseorang membutuhkan suatu figur terpercaya untuk diikuti.

Sebetulnya figur yang selalu diikuti sudah ada pada masa kanak-kanak, yaitu orang tua. Namun pada masa remaja peran figur tersebut berganti dengan orang terkemuka dan yang pasti hampir sama dengan seusianya. Tokoh tersebut haruslah dianggap keren dan juga tidak ketinggalan zaman tentunya.

Categories
artikel

Pengamat : Minat Baca Indonesia Rendah, Budaya Tutur Lebih Tinggi

Berdasarkan data UNESCO, Indonesia menempati urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, artinya minat baca sangat rendah. Minat baca masyarakat Indonesia terhitung memprihatinkan, hanya 0,001%. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca.

Riset berbeda bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca, persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Padahal, dari segi penilaian infrastuktur untuk mendukung membaca, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa.

Tingkat minat baca Indonesia menjadi topik hangat yang diperbincangkan di Program Wawasan Radio Suara Surabaya pada Kamis (21/10/2021).

Menurut Eric Stenly Head of Language Center of Hospitality and Tourism Innovation Universitas Ciputra, membaca memiliki keterkaitan dengan budaya. Data tentang rendahnya minat baca di Indonesia tentu menjadi pengingat, namun lanjutnya, membaca adalah budaya merupakan hasil dari budaya yang telah berlangsung lama. Sedangkan budaya membaca Indonesia rendah dan tak cukup membutuhkan waktu 1-2 tahun.

Eric mengatakan, budaya literasi masyarakat Indonesia lebih banyak budaya berbicara mulut ke mulut atau world of mouth. “Word of mouth lebih jalan, atau budaya melambe-lambe, tutur tinularnya lebih jalan di Indonesia. Apalagi kalau nggosip, bermedia sosial,” kata Eric.

Menurutnya, yang perlu diperhatikan tak hanya tingkat membaca dari sekadar membaca saja, namun juga sejauh mana pemahaman terhadap sesuatu yang sedang mereka baca.

“Untuk sukses, tidak ha nya baca tapi juga memahami. Kita nggak bisa memaksa orang buat baca keseluruhan. Lebih ke menyesuaikan kebutuhan,” lanjutnya.

Era Post-Truth

Tercatat sebanyak 60 juta penduduk Indonesia memiliki gadget, atau urutan kelima dunia terbanyak kepemilikan gadget. Lembaga riset digital marketing Emarketer memperkirakan pada 2018 lalu, jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika.

Ironisnya, meski minat baca buku rendah tapi data wearesocial per Januari 2017 mengungkap orang Indonesia bisa menatap layar gadget kurang lebih 9 jam sehari. Tidak heran dalam hal kecerewetan di media sosial orang Indonesia berada di urutan ke 5 dunia.

Lewat gadget memang banyak informasi fakta yang beredar. Sayangnya informasi yang mereka dapatkan juga bukan berasal dari media yang bisa dipercaya, melainkan dari media sosial yang lebih banyak dipenuhi oleh opini, bukan fakta. Bahkan sebaliknya, mereka malah percaya dengan portal-portal fake news dan akun-akun penyebar hoax itu.

Reuters Institute menyebutkan, jurang terbesar saat ini justru adalah soal kepercayaan masyarakat terhadap media fake news versus media yang valid. Diukur lewat Alexa.com beberapa media fake news bahkan bisa mengalahkan media mainstream seperti Antaranews dan Tempo.co.

Post-Truth ini merujuk kepada keadaan di mana fakta-fakta obyektif kurang berpengaruh dalam pembentukan opini publik dibandingkan emosi dan keyakinan pribadi. Di era Post-Truth, orang tidak lagi mencari kebenaran dan fakta melainkan afirmasi dan konfirmasi dan dukungan atas keyakinan yang dimilikinya.

Memang kini banyak situs opini yang bias, menyerang, dan tendensius pada satu kelompok, mereka bisa mengambil hati dan perasaan pembaca dengan story-telling yang mereka buat. Kebenaran menjadi tidak penting.

Kredibilitas nama medianya apalagi, sudah tidak dilihat oleh masyarakat kita yang malas baca dan cerewet tadi. Ketika media mainstream justru berseberangan faktanya dengan media opini tersebut, masyarakat justru malah berbalik menjadi tidak percaya terhadap media-media bernama besar itu. Jadi yang mengganggu bukan hanya media sosial berisi hoax tapi juga media fake news yang menyebarkan opini yang terpolarisasi.

Baca Juga : http://manajemen.uma.ac.id/2021/11/pentingnya-pelatihan-kerja-bagi-karyawan-dan-perusahaan/

Categories
artikel

8 Bisnis Kedai Kopi Terpopuler di Indonesia versi Instagram

Bisnis Kedai Kopi
Bisnis kedai kopi via wartaekonomi.co.id

Konten-konten di Instagram seringkali dijadikan referensi oleh masyarakat urban, khususnya generasi milenial. Mulai dari fashion, gaya hidup, kosmetik, dan lainnya. Termasuk tempat makan dan tempat nongkrong.

Salah satu jenis konten yang telah banyak menyita perhatian generasi muda di Instagram adalah konten dari bisnis kedai kopi kekinian. Popularitas kopi sebagai minuman yang pas saat hang out bersama teman dan meningkatnya pecinta kopi membuat bisnis kedai kopi di Indonesia berkembang pesat.

Budaya minum kopi di kalangan anak muda pun semakin menarik ketika pebisnis kedai kopi bermain di Instagram memperkenalkan produk kopinya dengan foto-foto yang catchy. Tempat nongkrong yang asik dan minuman yang nikmat, siapa yang tidak tertarik?

Kedai Kopi Terpopuler di Indonesia versi Instagram

Dari sekian banyak bisnis kedai kopi kekinian yang ada di Instagram, Maxmanroe.com memilih beberapa yang dianggap paling populer saat ini. Berikut ini adalah beberapa akun Instagram kedai kopi kekinian yang banyak menyita perhatian Instagrammers di Indonesia:

1. Cafe Brick

Bagi anak muda yang sedang dan akan menikmati liburan atau stay di Jogja, coba kunjungi Cafe Brick. Dengan akun IG @cafebrickjogja, Cafe Brick merupakan salah satu tempat nongkrong yang asik di Jogja, khususnya mereka yang suka dengan suasana Eropa.

Kafe yang mengusung tema British Vintage Style ini adalah salah satu cafe 24 jam di Jogja yang rutin dikunjungi para pecinta kopi.

 

2. Otten Coffee

Nama Otten Coffe @ottencoffee tentu sudah tidak asing lagi bagi para pecinta kopi di Indonesia. Bisnis kedai kopi ini menawarkan pengalaman yang lengkap, yaitu seni dan sains di balik secangkir kopi.

Misi Otten Coffe pun cukup unik, yaitu #MengopikanIndonesia. Di Otten Coffe, kamu bisa melihat dan mencoba langsung cara menyeduh kopi yang benar, baik secara manual maupun menggunakan mesin.

 

3. District 7 Coffee & Co

Bisnis kedai kopi yang satu ini bisa ditemukan di Instagram dengan akun @district7.coffee. District7 coffee terkenal dengan 3 jenis minuman kopinya, yaitu Original coffee-7 atau kopi susu, Irish Blue kopi dingin yang memiliki perpaduan aroma rum dan cream; serta Pink Punch yang terbuat dari buah sirsak segar.

Selain minuman kopinya yang unik, District7 coffee juga memiliki menu makanan yang tidak kalah nikmatnya dengan makanan mahal. Kuliner yang lezat dipadu dengan tempat yang cozy merupakan kombinasi yang bisa kamu dapatkan di District7 coffee.

 

4. Klinik Kopi

Klinik Kopi @klinikkopi bisa ditemukan di Sleman, Yogyakarta. Desain kedai kopi ini cukup sederhana namun unik dengan hiasan foto-foto tentang sejarah kopi.

Klinik Kopi menawarkan beragam kopi pilihan dengan harga yang sangat terjangkau. Dengan uang Rp15.000,- kamu bisa menikmati kopi dilengkapi dengan kisah perjalanan biji kopi yang kamu minum.

 

5. Sehidup Sekopi

Bisnis kedai kopi yang satu ini mulai berdiri sejak April 2017. Sehidup Sekopi @sehidupsekopi berkolaborasi dengan emNTWRK menyelenggarakan sharing session mingguan yang berfokus pada pengembangan kreatif bagi karyawan-karyawannya.

Sehidup Sekopi memberikan nama-nama unik kepada varian kopi dan makanan yang mereka jual. Beberapa diantaranya; Es Kopi Gebetan, Es Kopi Kekasih, Es Kopi Selingkuhan, dan Es Kopi Mantan.

 

6. Seniman Coffee

Seniman Coffee @senimancoffee merupakan salah satu kedai kopi yang bisa kita temukan di Ubud, Bali. Kedai kopi yang mengkolaborasikan seni dan kopi ini didirikan oleh David Sullivan dan Rodney Glick pada 2010.

Seniman Coffee menggunakan biji kopi lokal dan kita bisa melihat langsung proses pembuatan kopinya. Mulai dari biji kopi dipanggang, diseduh, hingga dituang secara manual ke dalam wadah.

 

7. THF Coffee

Two Hands Full atau yang lebih dikenal dengan THF Coffee @thfcoffee merupakan kedai kopi yang sangat memperhatikan kekayaan cita rasa kopinya. Salah satu menu andalan kedai kopi ini adalah Chai Latte yang memadukan rasa manis, creamy, herb, dan susu.

Kedai kopi THF Coffee bisa kamu temukan di 107 Garage Room kota Bandung. Dengan bentuk garage dan desain interior yang Artsy, rasa kopi akan terasa semakin menggigit.

 

8. Kopi Pedia

Kopi Pedia @kopip3dia merupakan salah satu kedai kopi kekinian yang masih menyajikan kopi secara manual. Kedai kopi ini berada di Semarang, dan cocok buat tempat hang out bersama teman-teman di akhir pekan.

Kopi Pedia

Nah di atas tadi adalah beberapa bisnis kedai kopi terpopuler di Indonesia versi Instagram. Mungkin masih banyak kedai kopi lain yang terlewatkan, tetapi dengan melihat beberapa brand bisnis kopi yang disebutkan di atas kita tahu bahwa potensi bisnis kopi di Indonesia masih sangat ‘gurih’ dan menjanjikan.

Categories
artikel

Hasil Pencarian Google Tak Lagi Tampilkan per Halaman

Google mengumumkan pembaruan besar untuk hasil pencarian bernama Continuous Scrolling. Dengan ini, pengguna bisa terus menjelajahi hasil pencarian mereka ke bawah tanpa harus mengganti ke halaman berikutnya.

“Kami membuat hasil penelusuran lebih mulus dan intuitif dengan memperkenalkan continuous scrolling untuk perangkat seluler,” kata Google dalam blog resminya, dikutip Senin (18/10/2021).

Itu artinya, ketika pengguna mencapai bagian bawah saat menjelajahi informasi di Google, mereka tak perlu lagi mengetuk halaman selanjutnya.

Sebelumnya hasil pencarian Google hanya menampilkan total 10 link per halamannya. Sebagai pengganti, Google akan menampilkan opsi “See more” untuk terus menjelajahi hasil pencarian.

Google mengungkapkan, banyak pengguna yang sudah menemukan informasi saat mereka menjelajahi hasil pencarian di halaman pertama.

Akan tetapi, kebanyakan orang juga memerlukan informasi tambahan di Google. Bahkan perusahaan mengaku pengguna Google kerap kali membuka hasil pencarian hingga empat halaman.

Sebagaimana diwartakan Techcrunch, Google mengaku fitur ini bisa membantu mereka untuk mencari berbagai ide atau inspirasi terkait topik tertentu, bukan hanya hasil cepat.

Untuk saat ini, fitur pencarian tanpa halaman Google hanya bisa dinikmati oleh pengguna Android dan iOS yang menggunakan bahasa Inggris di Amerika Serikat.

related post : apple-menyatakan-ios-lebih-aman-daripada-perangkat-android

Categories
artikel

Apple menyatakan iOS lebih aman daripada perangkat Android

Apple menyatakan iOS lebih aman daripada perangkat Android. Hal ini dikarenakan iOS tidak mengizinkan sideloading aplikasi seperti yang ada di Android.

Sideloading sendiri adalah sebuah proses instal aplikasi yang bisa dilakukan di toko aplikasi utama. Dengan begitu, aplikasi tak resmi seperti dari web atau toko aplikasi pihak ketiga bisa diinstal di perangkat.

Selama ini Apple memang tidak mengizinkan sideloading terjadi di perangkat mereka. Berbeda dari Android yang bisa menginstal aplikasi dari browser ataupun toko aplikasi dari pihak ketiga.

Klaim ini dilaporkan dalam dokumen Apple berjudul Building a Trusted Ecosystem for Millions of Apps. Laporan ini dirilis sebagai tanggapan atas Komisi Eropa yang memaksa sideloading bisa dilakukan di iPhone.

Dokumen ini menyebut bahwa malware dan ancaman keamanan serta privasi semakin tinggi apabila platform mengizinkan sideloading.

Apple mengutip laporan Nokia yang diterbitkan tahun 2019 dan 2020, di mana perangkat Android memiliki rentan 15 hingga 47 kali dari software berbahaya ketimbang iPhone.

“Sebuah studi menemukan bahwa 98 persen malware seluler menargetkan perangkat Android. Ini terkait erat dengan sideloading,” ujar Apple, dikutip dari Macrumors, Senin (18/10/2021).

Apple juga menerangkan laporan yang terjadi pada 2018, di mana perangkat Android yang menginstal aplikasi di luar Google Play delapan kali lebih terpengaruh oleh aplikasi berbahaya.

Di sisi lain, Apple mengklaim malware di iOS ditemukan. Perusahaan menyebut bahwa serangan siber yang mengincar iOS adalah serangan yang ditargetkan lebih spesifik dan dilakukan oleh negara.

Kemudian, Apple mengatakan bahwa para ahli umumnya sepakat bahwa iOS lebih aman dari Android. Sebab, Apple tidak mendukung sideloading.

Jika Apple dipaksa mengizinkan sideloading, pengguna akan menjadi sasaran aplikasi berbahaya dan memiliki sedikit kontrol atas aplikasi setelah diunduh ke perangkat.

Apple juga mengklaim bahwa pengguna tidak ingin melakukan sideloading dan lebih suka mengunduh aplikasi dari App Store.

Lalu perusahaan mencontohkan bahwa sideloading bisa dimanfaatkan penjahat siber untuk mengecoh pengguna agar mau mengunduh aplikasi yang mirip seperti di App Store, atau aplikasi berbahaya yang menawarkan fitur eksklusif gratis.

Ini bukan pertama kali Apple menyerang Android karena adanya fitur sideloading. Juni lalu, CEO Apple Tim Cook juga menyebut aplikasi sideloading akan menghancurkan keamanan iPhone dan inovasi privasi yang sudah dibangun di App Store.

related post : hasil-pencarian-google-tak-lagi-tampilkan-per-halaman

 

Categories
artikel

Facebook Akan Hapus Konten Berisi Pelecehan Seksual ke Artis dan Figur Publik

Facebook mengumumkan bahwa mereka akan menghapus konten dan komentar terkait pelecehan seksual yang menyerang selebritas maupun figur publik.

Kebijakan ini merupakan bagian dari pembaruan kebijakan perusahaan untuk mengatasi intimidasi dan pelecehan di platformnya.

Perubahan kebijakan ini juga mencakup serangan pelecehan terkoordinasi ke pengguna Facebook.

Facebook akan menghapus semua profil, halaman, grup, atau acara yang melecehkan figur publik seperti selebritas, jurnalis, politikus, hingga kreator konten.

Kemudian, Facebook turut menghapus foto asli maupun editan dari Photoshop, konten berisi deskripsi negatif yang menandai figur publik, hingga konten yang melecehkan fungsi tubuh.

Perusahaan juga akan menghapus komentar pelecehan seksual maupun konten yang diunggah berulang kali.

“Kami membuat perubahan ini karena hal seperti ini dapat menyerang penampilan seorang figur publik, yang tidak perlu dan seringkali tidak terkait dengan pekerjaan yang dilakukan figur publik tersebut,” kata Antigone Davis, Global Head of Safety Facebook, dikutip dari The Verge, Senin (18/10/2021),

Davis juga mengatakan kebijakan baru Facebook ini dihasilkan usai mereka berdiskusi dengan beberapa stakeholder seperti aktivis kebebasan berpendapat, HAM, kelompok keselamatan perempuan, kartunis dan satiris, politikus, jurnalis perempuan, komunitas LGBTIQ+, kreator, hingga figur publik.

“Kami akan terus bekerja dengan para ahli dan mendengarkan anggota komunitas kami untuk memastikan platform tetap aman,” jelas Davis.

related post : live-instagram-bisa-dijadwalkan-hingga-90-hari-sebelumnya

Categories
artikel

Live Instagram Bisa Dijadwalkan hingga 90 Hari Sebelumnya

Instagram resmi memperkenalkan fitur baru yang ditujukan untuk memudahkan live streaming di platformnya. Salah satu yang dihadirkan adalah fitur penjadwalan atau yang disebut Live Scheduling.

Kreator Instagram kini bisa menjadwalkan live streaming hingga 90 hari sebelumnya. Mereka juga dapat membagikan informasi seperti judul dan deskripsi sebelum melakukan live.

“Live Scheduling memungkinkan Anda menjadwalkan live streaming hingga 90 hari sebelumnya. Followers juga bisa mengatur pengingat untuk melihatnya,” ujar Instagram dalam akun Twitter.

Dengan fitur live scheduling, pengguna dapat mengetuk streaming yang dijadwalkan lewat reminder sehari sebelum siaran ataupun 15 menit sebelum dimulai.

Mengutip Wersm, Senin (18/10/2021), kreator konten juga bisa mempromosikan live streaming itu melalui stiker yang bisa diunggah di Instagram Stories.

Kemudian dalam beberapa bulan ke depan, Instagram akan menambahkan opsi Live Practice. Fitur ini memungkinkan kreator bisa mempersiapkan live streaming secara offline.

Di mode ini, kreator bisa menguji koneksi internet, pencahayaan, hingga mengelola persiapan sebelum live streaming benar-benar ditayangkan ke audiens mereka.

related post : facebook-akan-hapus-konten-berisi-pelecehan-seksual-ke-artis-dan-figur-publik